Cinta Terpisah Karna Jarak Karya : Dion Purnama Ini kisah yang bisa dibilang aq alami di saat di tahun 2006 s/d 2018 Setamat aq sekolah aq mulai ingin rasa nya merantau ke daerah Cirebon jawa barat, itu memang kampong asli aq, ayah aku memang asli orang sunda , dan mama simalungun batak . dengan beberapa halangan dari orang tua akhirnya aku tembus juga untuk pergi meranatu , dengan niat tulus bismillah aku berangkat……………. 3 hari 4 malan perjalanan nya, wih cape bener yang bikin ngenes nya di dpn aq duduk wanita lanjut usia ( nenek-nenek ) , yah..sebenarnya ga pa2 sih tp karna dia sering mabok aku jadi ngebleng…… gila bener!!!!!!!!! baiklah, akhirnya aq pun sampai tanjung priuk di Jakarta, aku langsung melanjut perjalanan dengan bus luru agung arah cilimus Cirebon kuningan jawa barat, syutt………… Nyampelah aku! Kyk jin baru nongol yah. hehehehee………… Aku pun di sambul oleh paman disana, kami ngobrol , makan2 pokonya kangen-kangenanlah. saat malam datang aku duduk di teras kamar kebetulan kamar nya tingkat, jadi pandangan ku langsung kea rah langit bebas, . sawah , ladang , kolam ikan terbentang bebas nikmat banget rasanya,, eit tak lupa pula ku ambil gitar dan aku pun bernyanyi BIntang malam katakana padanya…. aq ingin memeluk sinarmu di hatinya… embun pagi katakan padanya biar kudekap waktu erat waktu dingin yang membelenggunya. Bla…..bla….bla. lanjut sendiri yah. he2222……….. Masuklah hari esok , aqpun ikut ngaji malam atau bisa dibilang ngaji kitab kuning. Bersama Ustad Diding . wih…….. jd banyak temen aq cuy…..Asikkkk dah. tapi ada salah satu gadis yang kyknya aq ilfil atau benci gt , ga tau knp………. namanya Naura ( Nama samaran ) , tiap hari tu aq ganguin dan aq jailin dia palagi dia paling geli sama yang namanya TOKEK., hihihi.. lucunyua. Tiada hari tanpa jail, sampai pernah kita berantem gitu ejek-ejekan, sampai dorong-dorongan dan ia pun terjatuh, duh……….. dia nangis , aku pun tertawa……. dan pergi. sampai dirumah dan didpn tempat tidur aku tersadar bahwa aq telah menyakitinya, sampai2 aq pun ga bisa tidur…..sumpah ada pa ni. besoknya aq berniat untuk meminta maaf, tp apa ia di terima maaf aku?????? Tapi aq coba aja deh, aku samperin dia waktu pulang ngaji langsung aq pegang tangan nya untuk meminta maaf……………., eh aneh nya dia gak marah dang a ngelepas tangan nya…. Jd terbalik dong giliran aku yang grogi , mana didepan temen2 nya lagi. langsung aja deh aku ucapin kata maaf, herannya lagi dia langsung maafin……… wihhhhh hatinya kayak malaikat….. gak ada marah dikit pun, aku Tanya balik “ kamu gak marah aku buat nangis gtu? dia jawab “ Allah aja bisa mengampuni umat nya yang bersalah besar” dan kontan aku terdiam.!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! besoknya aku dan dia pun mulai netral, aku jarang jahilin dia lagi , tapi tetap aja ada jail aku dikit dia takut sama orang gila……….hehehehehe jadi waktu itu pulang ngaji, dia jalan di depan aku ,dia sama temen nya, gak disangka ada orang gila lewat , gubrakkkkkkkk…….. dia ketakutan lari, dan lari nya kearah aku busat kami terpojok di balik tembok dengan BERPELUKAN…………….,,,, blalalablalblablablablablaaaaaaaa…………….. pandangan mata kami saling menatap, gemeter,bingung,senyum semua campur aduk. Dan tiba2 dia melepasku dengan rasa gugup, dia bilang “ Maaf “. Gila….. aku pun gak bisa bicara…… aku pulang banyak pertanyaan di hati. sampai di kamar , aku termenung , ko rasanya isi hatiku ikut berbicara, aku seperti orang jatuh cinta, tapi aku coba membantah mana mungkin …….. aku coba lupakan tapi makin ingat dia., wah apa ini……………….. Dengan berjalannya waktu tiba2 datang surat panggilan bekerja dari Jakarta, aku pun mempersiapkan untuk berangkat. Tak lupa aku pun pamit dengan dia. Dengan ramah dan sopan aku mendatanginya, aku pamit mau berangkat…… kelihatan dari wajah nya kyk ga ikhlas kalau aku pergi, begitu juga aku…….., saat aku berbalik pulang mataku tiba2 mengeluarkan air mata aku tak tau kenapa. singkat nya aku sampai lah di Jakarta dan aku pun bekerja , tapi aku masih teringat dia aja, apa ini cinta dalam hati ku???????? Aku ga boleh bohongi batinku sendiri. aku coba tuk kiris SmS sama dia, aku bilang sama dia “ Aku saying Kamu “. Tau gak Apa Yang dibilang nya……….. “ aku juga sayang Kamu”……………. aku merinding broooooo………………. akhir nya kita pun jadian, dengan penuh kebahagian walau dia di cirebon aku di Jakarta. dua tahun kami jalani bersama dengan cinta kasih yang indah, aku ambil cuti khusus untuk bertemu dengan nya, kita jalan, tertawa, releks pkok nya semua lah. Pada suatu saat , kontak aku habis di Jakarta aq pun memutuskan untuk balik kecirebon , kami pun akhirnya bersama lagi. dan inilah mungkin cinta kami berdekatan, aku ditelpon dari medan kalau aku harus pulang duludan aku lemas mendengarnya . aku coba berbicara kepada kekasihku, “ syg mungkin jarak akan ada di tengah2 kita , aku disuruh pulang ke medan oleh Org Tua ku, saat aku mulai bicara itu air mata nya menetes, aku pun makin bersedih, aku katakana lagi “ saat kamu merindukanku peluk sorban ini , dan katakan aku merindukanmu. air mata makin banyak terjatuh, dan aku bilang “ kau pemilik hatiku”. aku peluk dia” dan ia katakan “ jangan tinggalkan aku, kumohon!! tp aku harus tetap pulang kita akan lakukan hubungan jarak jauh ini, dia peluk erat tubuhku dan sambil menangis aku pun turut menagis, tah apa yang kami rasakan , yang jelas “ cinta sedang diuji oleh sang pencipta Cinta. dia tetap menangis tersedu2 , aku usap air matanya , aku cium keningnya. Aku pun pamit untuk berangkat, ia tak melepaskan tangan ku di depan rumahnya. Kembali ia memeluk diriku “ ia kataakan lagi “ jangan Tinggalkan Aku”. Aku menyanyikan Satu lagu yang paling ia suka dari “ DIGTA ( karna aku sayang kamu). dengan Berat aku pergi dari rumahnya, dia menagis terus dan aku pun harus apa, aku bingung orang tua ku di sana dan dia yang kuCinta, aku bingung saat itu. ia terus menangis , aku tak kuasa meninggalkannya tapi aku harus tetap pergi. Aku pun pergi dengan air mata yang menetes. Singkat cerita aku pun sampe di medan lagi, aku pulang dengan kesedihan tapi aku harus menyusuaikan wajah ku didepan Org tua ku. tiap malam, tiada tanpa Telpon Dan sms, tapi ia selalu menangis…. ia selalu memeluk sorban yang aku kasih, aku sangat mencintainya, sangat! bagiku ia cinta yang benar2 suci, dia anak yang soleh dan polos, tu yang menguatkanku. singkatnya, di tahun 2010 dia menelponku, ia mengatakan “kita tak bisa jalanin hubungan ini terus” aku terkejut dan kaget jelas aku tak terima. Aku cari tau terus dengan berjalannya waktu aku tau, sebenarnya ia tidak ingin pisah dari ku, tapi yang aku dengar bahwa ia takut akan kegagalan dan harapan kosong karna kami jauh. aku juga tak bisa memaksanya. Lama-lama kami lost komunikasi bahkan aku tak tau mau ngubungi dia gmn? Apa kabar dia disan? aku merindukannya ? sampai sekarang. Rasa itu terkadang datang sendiri< tp aku tak mauterus dalam kekalutan. menurutku yang penting Ia akan baik2 disana, ia yang terbaik saat dulu. tamat.



0 komentar:
Posting Komentar